Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tampilan Terbaik Dengan Mozilla Firefox dan Google Chrome ------ Silahkan Share Artikel Dengan Tombol Social Media Yang Tersedia

Buah zaitun

zaitun1

Panen buah zaitun sangat rentan pada gangguan hama yang berasal dari lalat zaitun ( Bactrocera oleae ) , lalat ini bertelur di buah zaitun dan larvanya akan membuat buah zaitun tidak layak dikonsumsi.

Buah zaitun hampir memiliki  karakter yang sama , perbedaan daerah , musim dan cuaca berpengaruh banyak pada citarasa dan aromanya , ada sebagian buah zaitun memiliki rasa manis ataupun pahit yang lebih dominan.

Secara umum zaitun masa panen dapat  ditentukan sebagai berikut ,khususnya di belahan bumi Utara, zaitun hijau dipetik pada akhir September hingga sekitar pertengahan November. Zaitun hijau kekuningan dipetik dari pertengahan Oktober sampai akhir November dan zaitun hitam yang dikumpulkan dari pertengahan November sampai akhir Januari atau awal Februari.  Waktu panen ini juga sangat bervariasi di setiap negara tergantung dengan kondisi musim dan tata cara budidaya yang diaplikasikan.

Buah zaitun matang memiliki warna hitam , kebanyakan digunakan untuk pickel/asinan, sedangkan untuk diambil minyaknya digunakan buah zaitun yang masih berwarna hijau dengan kematangan sedang. Pada beberapa negara buah zaitun selain digunakan dalam hidangan dan masakan , juga sebagian masih dijadikan sebagai makanan ternak.

Perlu Anda ketahui bahwa khususnya kandungan anti oksidan ditemukan paling tinggi ketika buah zaitun masih dalam kondisi berwarna hijau, semakin  matang buah zaitun maka akan semakin sedikit kandungan anti oksidannya.

Bahan baku terbaik minyak zaitun adalah minyak zaitun yang berwarna masih hijau selain kandungan oksidannya tinggi, memiliki kandungan minyak yang tinggi pula. Kualitas minyak zaitun dapat ditandai dengan warna minyaknya yang berwarna kuning emas kehijauan atau hijau kekuning emasan, akan tetapi sebaiknya lebih berhati-hati saat pembelian karena saat ini semakin banyak minyak zaitun (baca: minyak zaitun oplosan) yang menggunakan pewarna hijau untuk menarik pembeli, lebih mudahnya pastikan Anda mendapatkan produk minyak zaitun dengan jenis  terbaik yaitu Extra Virgin yang tersertifikasi secara internasional ISO 9001 , ISO 22000 dan akan lebih baik juga tersertifikasi organik ICEA (sertifikasi organik eropa).

Secara umum buah zaitun memiliki kharateristik yang hampir sama, pada beberapa varietas ditemukan sedikit perbedaan dari warna yang kadang agak keunguan disaat buah zaitun telah masak, pada beberapa buah zaitun yang ditanam didaerah tertentu juga memiliki sedikit perbedaan rasa seperti agak manis, agak lebih pahit , agak lebih pedas dan seterusnya.

Pada gangguan hama diatas digunakan berbagai macam pestisida kimia berbahaya yang dengan cepat dapat mengendalikan hama, akan tetapi pada pertanian secara organic digunakan bakteri dan hewan tertentu yang merupakan musuh alami dari hama penganggu.

Hal sangat penting  yang  harus diingat dan diperhatikan saat Anda mengkonsumsi minyak zaitun ekstra virgin sebagai makanan sehat dan tujuan pengobatan adalah sebagai berikut:


-Jenis terbaik dari minyak zaitun adalah minyak zaitun ekstra virgin, yang diproduksi sebagai ekstraksi pertama dari juice buah zaitun segar (EKSTRA VIRGIN) dan tanpa proses yang mengakibatkan peningkatan suhu (FIRST COLD PRESSED).


-Pastikan bahwa minyak zaitun yang dikonsumsi merupakan minyak zaitun asli/murni dari jenis ekstra virgin yang diproduksi tanpa campuran apapun seperti campuran minyak lain, pewarna, perasa, pengawet dsb. Tidak ada jaminan keaslian sekalipun produk yang Anda beli adalah sangat mahal, produk import, berlabel kemasan tertulis  ekstra virgin dan penjelasan brosur yang bombastis. Minyak zaitun ekstra virgin yang telah dicampur dengan bahan tambahan menimbulkan resiko kesehatan, bahkan adanya indikasi penggunaan zat kimia seperti pengawet, pewarna, perasa dsb dapat beresiko menimbulkan kanker. Baca bahan kimia pada minyak zaitun


-Cara sederhana mendapatkan minyak zaitun ekstra virgin murni adalah dengan memilih minyak zaitun dengan sertifikasi organik karena minyak zaitun organik hanya ada pada jenis extra virgin, jadi dapat disimpulkan bahwa, "minyak zaitun organik pasti minyak zaitun extra virgin asli/murni", akan tetapi minyak zaitun extra virgin belum tentu organik , dengan kata lain adanya sertifikasi minyak zaitun organik dari lembaga independen terakreditasi memberikan pengakuan kuat bahwa minyak zaitun organik bersangkutan masuk dalam kategori jenis minyak zaitun extra virgin , karena secara tidak langsung ikut terserfikasi sebagai jenis minyak zaitun extra virgin, hal ini sangat penting ditengah maraknya produk minyak zaitun extra virgin palsu dan berkualitas rendah (campuran). -Minyak zaitun organik merupakan minyak zaitun dengan kualitas tinggi yang harus selalu didukung dengan sertifikasi lembaga independent terakreditasi sebagai pengakuannya. Produk organik yang diproduksi tanpa zat pengawet sangat membutuhkan tambahan pelindung baik berbentuk tabung pelindung ataupun botol dengan warna gelap untuk mengurangi resiko pengaruh cahaya dan fluktuasi suhu. Oleh karena itu biasanya produsen minyak zaitun organik selalu memberikan tambahan perlindungan untuk menjaga kualitas produknya ,namun harus juga diperhatikan adanya beberapa kasus penggunaan botol berpewarna gelap justru digunakan untuk menyembunyikan kualitas rendah dari produk minyak zaitun.


Pada ekstraksi minyak zaitun ekstra virgin dengan cara tekan konvensional (tradisional) akan selalu didapatkan endapan partikel sangat halus dari serat buah zaitun yang kadang terlihat didasar kemasan botol transparan seperti kabut tipis yang dapat segera hilang jika botol kemasan beberapa kali dibolak-balikan/digoncangkan. Adanya endapan/sediment di dasar botol pada produk minyak zaitun ekstra virgin dapat juga diartikan sebagai ciri minyak zaitun ekstra virgin segar yang baru saja melalui proses ekstraksi ,biasanya berumur kurang dari 1 bulan dihitung dari tanggal proses ekstraksinya, lalu kemudian segera dikemas kedalam botol. Pada industri pengolahan minyak zaitun skala besar yang ditandai dengan kepemilikan banyak merk dagang atas produk minyak zaitun (daftar merk produk dapat dilihat pada website produsen bersangkutan) ,biasanya dilakukan penyimpanan minyak zaitun dalam jumlah besar sebagai pengamanan stock dalam jangka waktu tertentu. Pada hasil ekstraksi minyak zaitun ektra virgin yang telah disimpan lebih lama ( diatas 3 bulan) maka endapan sedimen partikel halus dari serat buah zaitun akan terkumpul mengendap didasar tangki penyimpanan bukan di botol kemasan.


Minyak zaitun organik bersertifikat organik yang dapat diverifikasi dapat dipastikan akan selalu jenis minyak zaitun ekstra virgin asli/murni tanpa bahan tambahan apapun seperti campuran minyak zaitun kualitas rendah/minyak nabati lain, tambahan bahan pengawet, pewarna, perasa dsb.


-Sebaiknya hanya membeli minyak zaitun dengan ukuran yang mampu dikonsumsi dalam 30 hari setelah kemasan dibuka untuk menghindari penurunan kualitas nutrisi akibat proses buka tutup kemasan (oksidasi) selama masa pengkonsumsian.


-Hindari produk repacking tanpa asal bahan baku yang jelas dapat dibuktikan, standarisasi kualitas yang jelas, maupun tanpa izin dari pihak berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM.


-Hindari kemasan dengan bahan baku beresiko kontaminasi seperti kemasan plastik, kaleng dst.


-Hindari paparan panas dan cahaya langsung pada minyak zaitun agar nutrisinya tidak rusak. Simpanlah minyak zaitun dalam kondisi suhu ruangan dan gelap gulita.