Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tampilan Terbaik Dengan Mozilla Firefox dan Google Chrome ------ Silahkan Share Artikel Dengan Tombol Social Media Yang Tersedia

Kasus minyak zaitun palsu merebak di pasaran Indonesia

Pada tanggal 1-4 April 2015 beberapa media elektronik menayangkan liputan menganai maraknya pemalsuan air zamzam dan minyak zaitun palsu yang menimpa salah satu produsen pengemasan ulang minyak zaitun di Indonesia. Beruntung hal ini segera terungkap karena sangat merugikan produsen bersangkutan. Kami ikut prihatin akan hal ini, karena dapat menimpa siapa saja baik produk asli yang diimport dalam kondisi kemasan retail siap jual , maupun produk pengemasan ulang yang banyak ada di indonesia.

zaitun palsumetrotv

Metro TV

http://video.metrotvnews.com/play/2015/04/03/380621/air-zam-zam-dan-minyak-zaitun-palsu-terungkap

zaitun palsusctv

SCTV

http://news.liputan6.com/read/2206561/penjual-air-zamzam-dan-minyak-zaitun-palsu-digerebek#_=_

zaitun palsutvone

TVONE

http://m.news.viva.co.id/video/read/40879-pabrik-air-zam-zam-dan-minyak-zaitun-palsu-digerebek-polisi

zaitunpalsuviva

VIVA News

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/609378-ini-pengakuan-pemalsu-air-zam-zam-dan-minyak-zaitun

Akhirnya para pelaku kriminal yang sangat merugikan ini dapat berhasil ditangkap dan semoga para pelaku lainnya akan segera ditangkap juga atau segera menghentikan usaha illegalnya yang telah sangat merugikan masyarakat.

Hal ini sangat merugikan konsumen yang mengharapkan mendapatkan manfaat/khasiat dari mengkonsumsi air zamzam dan minyak zaitun untuk kesehatan. Sebagaimana umumnya di Indonesia air zamzam dan minyak zaitun sebagian besarnya digunakan usebagai sarana pengobatan dan menjaga kesehatan. Sebagian besar air zamzam dipalsukan dengan menggunakan air mineral , sebenarnya akan sangat mudah dideteksi kepalsuannya, tetapi akan berbeda halnya ,dan lebih sulit dideteksi jika dipalsukan dengan air minum hasil sulingan air laut yang didistribusikan ke rumah-rumah di  Arab Saudi secara langsung, kasus ini pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Untuk memalsukan minyak zaitun biasanya pemalsu melakukan campuran minyak zaitun kualitas rendah atau minyak nabati lainnya ,seperti minyak bunga matahari ataupun minyak sawit , contohnya minyak goreng FIL#A dan  BIMO#I, kemudian dicampur dengan pewarna hijau, penggunaan minyak sawit dan pewarna  sangat sering dalam pemalsuan karena minyak zawit untuk meniru kharakteristik warna ke emasan minyak zaitun , dan pewarna hijau, untuk meniru kharakteristik warna kehijauan minyak zaitun. Jika pemalsu mencampurkan minyak palsunya dengan minyak zaitun extra virgin  untuk memperbaiki aroma dan rasanya , maka hampir dipastikan akan semakin sulit terdeteksi.

Modus lainnya adalah penggunaan izin edar aspal (asli tapi palsu) yang kemudian dicantumkan pada produk ,dengan cara  mengcopy izin edar asli pihak lain dengan jenis barang yang sama yang kemudian melalui proses pengeditan mengganti merk produk ataupun informasi yang tertera pada copy izin edar BPOM asli, kemudian dilakukan pencetakan ulang, copy izin edar aspal ini akan diperlihatkan kepada konsumen untuk memberi kesan bahwa produk bersangkutan telah memiliki izin edar, untuk terhindar dari hal demikian Anda dapat melakukan pengecekan langsung di database izin edar di website BPOM (lihat tips dibawah), izin edar asli akan ditemukan di dipencarian database dengan informasi detail pabrik, nama importir/pendaftar dsb.

Masifnya peredaran barang palsu tersebut dikarenakan beberapa faktor yang antara lainnya adalah:

1.Kurangnya kehati-hatian dan sangat awamnya konsumen dalam mengetahui kharateristik kedua barang bersangkutan, khususnya mengenai rasa , aroma dst

2.Kedua produk bukan merupakan barang yang umum menjadi bagian bahan konsumsi masyarakat Indonesia, bagi orang yang telah terbiasa menjadikannya bahan konsumsi , akan dengan segera mengatahui perbedaan kharakteristik  air zam-zam palsu dan minyak zaitun palsu.

3.Barang palsu memiliki harga yang sangat menggiurkan ditingkat pedagang dan distributor, lihainya pihak marketing produsen dalam meyakinkan penjual dengan harga yang sangat miring dan kualitas yang katanya baik, membuat pihak pedagang menepis kecurigaan akan palsunya barang tersebut, yang secara logika sebenarnya sudah sangat mencurigakan ditinjau dengan harga jualnya yang sangat rendah dibandingkan dengan harga barang asli sejenisnya.

4.Penjualan produk palsu dengan harga eceran yang nyaris sama dengan harga eceran produk asli di pasaran, mengakibatkan  konsumen tidak dapat mendeteksinya dengan berpedoman pada harga jual eceran yang rendah pada barang palsu, sebagian besar pihak pedagang eceran beroerientasi pada keuntungan yang tinggi dan selalu berusaha mempengaruhi konsumen untuk membeli barang “asli  tapi palsu” yang didapatkannya dengan harga miring, karena tingkat profit  marginnya yang lebih tinggi karena dipasok dengan harga lebih murah dan dijual dengan tingkat harga eceran yang hampir sama dengan barang asli sejenis untuk menepis kecurigaan.

5.Tingginya keuntungan dan tingginya tingkat permintaan dibarengi dengan keinginan masyarakat yang selalu ingin mendapatkan barang dengan harga murah dan kualitas baik merupakan peluang emas bagi para pelaku kriminal.

6.Mudahnya logistik bahan baku pemalsuan didapatkan di pasaran mulai dari botol, kardus, label dsb.

 Tips terhindari dari barang palsu:

1.Selalu membeli dari pedagang/toko yang amanah menjual produk secara selektif dan dengan selalu mengecek keaslian izin dan kejelasan asal usulnya, sebelum menjualnya ke konsumen. Seorang pedagang yang amanah dan jujur diharapkan dapat mengarahkan Anda mendapatkan jenis minyak zaitun sesuai tujuan Anda dalam  menggunakan minyak zaitun, sebaliknya pedagang yang hanya menginginkan keuntungan besar akan mengarahkan Anda membeli minyak zaitun yang dipasok dengan harga murah dan dijual dengan harga tinggi. (baca: kegunaan minyak zaitun berdasarkan jenisnya.)

2.Pelajari kharakteristik barang bersangkutan dan jangan bergantung dengan bujukan pedagang, brosur , harga rendah maupun tinggi ,akan tetapi cobalah dengan menganalisa dan melakukan perbandingan produk, melakukan pengecekan izin sendiri secara langsung, seperti melalu website BPOM http://www.pom.go.id/webreg/ . Anda dapat mengeceknya secara langsung dan cepat dengan memfilter sesuai nomor izin, merk atau nama perusahaan/pendaftar.

3.Khusus minyak zaitun , jika Anda mengkonsumsinya untuk tujuan pengobatan dan menjaga kesehatan , pastikan hanya menggunakan jenisnya yang HARUS tertulis jelas dikemasan “EXTRA VIRGIN”, karena seluruh referensi hadist nabi thibbun nabawi mengarah pada penggunaan minyak zaitun yang diperas langsung dari buah zaitun yang hari ini disebut minyak zaitun EXTRA VIRGIN. Minyak zaitun Extra Virgin adalah minyak zaitun kualitas pertama yang dapat digunakan untuk seluruh tujuan pemanfaatan. (baca jenis minyak zaitun,  baca tips jenis minyak zaitun sesuai pemenfaatannya).

4.Untuk penghematan walaupun sangat tidak dianjurkan karena adanya resiko kesehatan pada minyak hasil sulingan (refinned), Anda dapat menggunakan minyak hasil sulingan (refinned) yang dikemasannya dituliskan PURE OLIVE OIL, POMACE BLENDED atau hanya  ditulis “OLIVE OIL”, untuk menggoreng dan menumis.  Ketiga jenis tersebut merupakan minyak zaitun yang disuling dengan panas tinggi dan sebagian menggunakan solven (dari zat kimia) dalam produksinya. Seperti yang dikatakan seorang kolumnist bernama Jane Lear “Pure, Pomace, or Olive Oil: This is refined oil—it’s been treated with heat or solvents. Although it’s an economical choice for frying or sautéing” Sumber : http://www.takepart.com/article/2014/06/25/understanding-olive-oil

(Terjemahan: Jenis Label “Pure”, “Pomace”, dan hanya mencantumkan “Olive Oil”  adalah jenis minyak hasil sulingan, Diproduksi dengan penggunaan panas dan pelarut (dari bahan kimia) , meskipun demikian ini adalah  pilihan ekonomis/hemat untuk menggoreng dan menumis )

5.Jika Anda bingung dengan banyaknya  merk dari jenis EXTRA VIRGIN maka cobalah dengan melakukan cross analisa yaitu  menganalisa phisiknya dengan mempelajari kharakteristik rasa, aroma , kekentalan, warna minyak zaitun, lalu dibarengi dengan analisa legalitas seperti sertifikasi produksi , kejelasan asal usul, adanya sarana komunikasi dengan pihak importir/produsen ,contohnya melalui email , website penjelasan/informasi produk dsb. Untuk mempelajari kharakteristik memang dibutuhkan waktu ,akan tetapi itu bukan hal yang mustahil dan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, seiring waktu Anda kan semakin pandai dan tidak bergantung dengan penjelasan pedagang ataupun brosur produk.

6.Pelaku kriminal dalam hal ini pemalsu akan beradaptasi dengan menggunakan berbagai teknologi modern, hingga memang pada akhirnya semakin tinggi tingkat kesulitan dalam mendeteksi pemalsuannya. Tidak ada trik yang menjamin 100% bahwa konsumen dapat menghindari pemalsuan, selain lebih berhati-hati lagi dalam membeli.

7. Tips lainnya baca disini

Melalui website www.zaitun.info kami menuliskan banyak pengalaman kami berkecimpung lebih dari  13 tahun dalam bisnis minyak zaitun, ditambah dengan  sumber referensi berbagai sumber yang sebagian besarnya berbahasa asing yang diterjemahkan dengan tetap mencantumkan sumber URL asalnya, sehingga Anda dapat tetap membacanya dalam bahasa asing.

Semoga Bermanfaat.

 

 

Hal sangat penting  yang  harus diingat dan diperhatikan saat Anda mengkonsumsi minyak zaitun ekstra virgin sebagai makanan sehat dan tujuan pengobatan adalah sebagai berikut:


-Jenis terbaik dari minyak zaitun adalah minyak zaitun ekstra virgin, yang diproduksi sebagai ekstraksi pertama dari juice buah zaitun segar (EKSTRA VIRGIN) dan tanpa proses yang mengakibatkan peningkatan suhu (FIRST COLD PRESSED).


-Pastikan bahwa minyak zaitun yang dikonsumsi merupakan minyak zaitun asli/murni dari jenis ekstra virgin yang diproduksi tanpa campuran apapun seperti campuran minyak lain, pewarna, perasa, pengawet dsb. Tidak ada jaminan keaslian sekalipun produk yang Anda beli adalah sangat mahal, produk import, berlabel kemasan tertulis  ekstra virgin dan penjelasan brosur yang bombastis. Minyak zaitun ekstra virgin yang telah dicampur dengan bahan tambahan menimbulkan resiko kesehatan, bahkan adanya indikasi penggunaan zat kimia seperti pengawet, pewarna, perasa dsb dapat beresiko menimbulkan kanker. Baca bahan kimia pada minyak zaitun


-Cara sederhana mendapatkan minyak zaitun ekstra virgin murni adalah dengan memilih minyak zaitun dengan sertifikasi organik karena minyak zaitun organik hanya ada pada jenis extra virgin, jadi dapat disimpulkan bahwa, "minyak zaitun organik pasti minyak zaitun extra virgin asli/murni", akan tetapi minyak zaitun extra virgin belum tentu organik , dengan kata lain adanya sertifikasi minyak zaitun organik dari lembaga independen terakreditasi memberikan pengakuan kuat bahwa minyak zaitun organik bersangkutan masuk dalam kategori jenis minyak zaitun extra virgin , karena secara tidak langsung ikut terserfikasi sebagai jenis minyak zaitun extra virgin, hal ini sangat penting ditengah maraknya produk minyak zaitun extra virgin palsu dan berkualitas rendah (campuran). -Minyak zaitun organik merupakan minyak zaitun dengan kualitas tinggi yang harus selalu didukung dengan sertifikasi lembaga independent terakreditasi sebagai pengakuannya. Produk organik yang diproduksi tanpa zat pengawet sangat membutuhkan tambahan pelindung baik berbentuk tabung pelindung ataupun botol dengan warna gelap untuk mengurangi resiko pengaruh cahaya dan fluktuasi suhu. Oleh karena itu biasanya produsen minyak zaitun organik selalu memberikan tambahan perlindungan untuk menjaga kualitas produknya ,namun harus juga diperhatikan adanya beberapa kasus penggunaan botol berpewarna gelap justru digunakan untuk menyembunyikan kualitas rendah dari produk minyak zaitun.


Pada ekstraksi minyak zaitun ekstra virgin dengan cara tekan konvensional (tradisional) akan selalu didapatkan endapan partikel sangat halus dari serat buah zaitun yang kadang terlihat didasar kemasan botol transparan seperti kabut tipis yang dapat segera hilang jika botol kemasan beberapa kali dibolak-balikan/digoncangkan. Adanya endapan/sediment di dasar botol pada produk minyak zaitun ekstra virgin dapat juga diartikan sebagai ciri minyak zaitun ekstra virgin segar yang baru saja melalui proses ekstraksi ,biasanya berumur kurang dari 1 bulan dihitung dari tanggal proses ekstraksinya, lalu kemudian segera dikemas kedalam botol. Pada industri pengolahan minyak zaitun skala besar yang ditandai dengan kepemilikan banyak merk dagang atas produk minyak zaitun (daftar merk produk dapat dilihat pada website produsen bersangkutan) ,biasanya dilakukan penyimpanan minyak zaitun dalam jumlah besar sebagai pengamanan stock dalam jangka waktu tertentu. Pada hasil ekstraksi minyak zaitun ektra virgin yang telah disimpan lebih lama ( diatas 3 bulan) maka endapan sedimen partikel halus dari serat buah zaitun akan terkumpul mengendap didasar tangki penyimpanan bukan di botol kemasan.


Minyak zaitun organik bersertifikat organik yang dapat diverifikasi dapat dipastikan akan selalu jenis minyak zaitun ekstra virgin asli/murni tanpa bahan tambahan apapun seperti campuran minyak zaitun kualitas rendah/minyak nabati lain, tambahan bahan pengawet, pewarna, perasa dsb.


-Sebaiknya hanya membeli minyak zaitun dengan ukuran yang mampu dikonsumsi dalam 30 hari setelah kemasan dibuka untuk menghindari penurunan kualitas nutrisi akibat proses buka tutup kemasan (oksidasi) selama masa pengkonsumsian.


-Hindari produk repacking tanpa asal bahan baku yang jelas dapat dibuktikan, standarisasi kualitas yang jelas, maupun tanpa izin dari pihak berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM.


-Hindari kemasan dengan bahan baku beresiko kontaminasi seperti kemasan plastik, kaleng dst.


-Hindari paparan panas dan cahaya langsung pada minyak zaitun agar nutrisinya tidak rusak. Simpanlah minyak zaitun dalam kondisi suhu ruangan dan gelap gulita.