Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tampilan Terbaik Dengan Mozilla Firefox dan Google Chrome ------ Silahkan Share Artikel Dengan Tombol Social Media Yang Tersedia

Manfaat zaitun untuk maag dan kanker perut

Antioksidan Polifenol dalam minyak zaitun  jenis  extra virgin terbukti lebih kuat daripada antioksidan dalam teh dan buah-buahan

oleh Craig Weatherby

Banyak  orang menderita maag dan tukak lambung … dan beberapa berkembang menjadi kanker perut .

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa teh hijau, jus cranberry dan makanan nabati kaya polifenol tertentu lainnya menghambat pertumbuhan H. pylori: bakteri yang menyebabkan tukak lambung dan gastritis, dan satu-satunya yang dapat bertahan hidup dalam lingkungan asam lambung .

Di negara-negara Barat, tingkat infeksi H. pylori dialami oleh berbagai  usia manusia. (misalnya, 20% terinfeksi pada usia 20, 50 % pada usia 50, 80 % pada usia 80).

Sebagian kecil infeksi menyebabkan penyakit maag, sementara banyak menyebabkan ketidaknyamanan, sakit perut atau gastritis (radang selaput mukosa lambung).

Infeksi H. pylori kronis meningkatkan risiko adenokarsinoma lambung dan limfoma.

Polifenol menyerang patogen usus,Juni lalu, para peneliti Spanyol melaporkan bahwa dalam tabung reaksi, senyawa fenolik kunci dalam keampuhan minyak zaitun extra virgin , seperti tyrosol-jenis antioksidan-menghambat secara efektif  bakteri usus berbahaya seperti Clostridium dan E. coli (E Medina et al 2006) .

Dan sebagian besar patogen makanan diuji-termasuk bakteri  Listeria, Staphylococcus, Salmonella, dan Shigella dengan hasil tidak bertahan lebih dari satu jam dari kontak dengan minyak zaitun extra virgin (EVOO).

Senyawa fenolik di EVOO juga membendung “probiotik” mikroorganisme L. acidophilus dan B. bifidum.

Kanker- dan bakteri penyebab tukak lambung  ditambahkan ke daftar “hit” minyak zaitun extra virgin .
Temuan baru yang menarik yang diterbitkan awal bulan ini menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin dapat menjadi pencegahan dan terapi secara signifikan lebih kuat terhadap penyakit usus, mikroba penyebab kanker usus.

Setelah melakukan tes yang dirancang untuk mensimulasikan kondisi di usus manusia, para peneliti menemukan bahwa ekstrak dari EVOO  yang kaya polifenol alami memberikan efek anti-bakteri yang kuat terhadap delapan strain H. pylori-tiga diantaranya dianggap sebagai resisten antibiotik.

Sebagai penulis laporan ,Concepcion Romero menulis dalam  laporan timnya pada “Journal of Agricultural Food Chemistry” dan makalah lainnya bahwa , “Hasil ini membuka kemungkinan mempertimbangkan minyak zaitun extra virgin sebagai subtansi pencegah dan pelindung (agen chemoprotective) untuk ulkus peptikum atau kanker lambung ….” Tentu saja, seperti Dr. Romero diuraikan, “… bioaktivitas ini harus dikonfirmasi … [dalam uji coba hewan] di masa depan” (Romero C et al 2007).

Ada dua aspek yang mencolok dari hasil:
Efek anti-bakteri zaitun ekstrak minyak yang tergantung dosis, dan hal itu telah menunjukkan manfaat pada konsentrasi konsumsi minyak zaitun (extra virgin) yang sangat rendah.
Lebih dari setengah  polifenol dalam EVOO menyebar ke fraksi ber”air” bagian lambung , yang merupakan tempat terbaik untuk menyerang H. pylori-dan  pada jenis senyawa polifenol tertentu (aglycons secoiridoid) dapat menghambat penyebab penyakit.
Sebagian fenol yang paling aktif di EVOO dapat berpotensi efektif menghambat bakteri H. pylori  dalam dosis jauh lebih rendah daripada yang terlihat pada penggunaan dengan senyawa fenolik dalam ekstrak teh, anggur, dan tanaman lainnya.
Kesimpulan “Mengingat rendahnya konsentrasi yang diperlukan untuk memberikan efek bakterisida terhadap H. pylori … hal ini memberikan hasil yang sangat  menjanjikan untuk melaksanakan penelitian minyak zaitun extra virgin untuk mencegah dan mengendalikan tukak lambung dan kanker lambung yang disebabkan oleh bakteri ini . ”

Hasil studi ini memberikan alasan lain untuk mendukung penelitian lebih jauh mengenai minyak zaitun extra virgin, dikarenakan mengikuti penelitian lain yang menghubungkan polifenol unik untuk meningkatkan kesehatan penyakit jantung, mengurangi kanker menyebabkan kerusakan DNA dalam sel, dan risiko yang lebih rendah dari usus besar dan kanker payudara.

 

Sumber: https://www.vitalchoice.com/shop/pc/articlesView.asp?id=402

 

Hal sangat penting  yang  harus diingat dan diperhatikan saat Anda mengkonsumsi minyak zaitun ekstra virgin sebagai makanan sehat dan tujuan pengobatan adalah sebagai berikut:


-Jenis terbaik dari minyak zaitun adalah minyak zaitun ekstra virgin, yang diproduksi sebagai ekstraksi pertama dari juice buah zaitun segar (EKSTRA VIRGIN) dan tanpa proses yang mengakibatkan peningkatan suhu (FIRST COLD PRESSED).


-Pastikan bahwa minyak zaitun yang dikonsumsi merupakan minyak zaitun asli/murni dari jenis ekstra virgin yang diproduksi tanpa campuran apapun seperti campuran minyak lain, pewarna, perasa, pengawet dsb. Tidak ada jaminan keaslian sekalipun produk yang Anda beli adalah sangat mahal, produk import, berlabel kemasan tertulis  ekstra virgin dan penjelasan brosur yang bombastis. Minyak zaitun ekstra virgin yang telah dicampur dengan bahan tambahan menimbulkan resiko kesehatan, bahkan adanya indikasi penggunaan zat kimia seperti pengawet, pewarna, perasa dsb dapat beresiko menimbulkan kanker. Baca bahan kimia pada minyak zaitun


-Cara sederhana mendapatkan minyak zaitun ekstra virgin murni adalah dengan memilih minyak zaitun dengan sertifikasi organik karena minyak zaitun organik hanya ada pada jenis extra virgin, jadi dapat disimpulkan bahwa, "minyak zaitun organik pasti minyak zaitun extra virgin asli/murni", akan tetapi minyak zaitun extra virgin belum tentu organik , dengan kata lain adanya sertifikasi minyak zaitun organik dari lembaga independen terakreditasi memberikan pengakuan kuat bahwa minyak zaitun organik bersangkutan masuk dalam kategori jenis minyak zaitun extra virgin , karena secara tidak langsung ikut terserfikasi sebagai jenis minyak zaitun extra virgin, hal ini sangat penting ditengah maraknya produk minyak zaitun extra virgin palsu dan berkualitas rendah (campuran). -Minyak zaitun organik merupakan minyak zaitun dengan kualitas tinggi yang harus selalu didukung dengan sertifikasi lembaga independent terakreditasi sebagai pengakuannya. Produk organik yang diproduksi tanpa zat pengawet sangat membutuhkan tambahan pelindung baik berbentuk tabung pelindung ataupun botol dengan warna gelap untuk mengurangi resiko pengaruh cahaya dan fluktuasi suhu. Oleh karena itu biasanya produsen minyak zaitun organik selalu memberikan tambahan perlindungan untuk menjaga kualitas produknya ,namun harus juga diperhatikan adanya beberapa kasus penggunaan botol berpewarna gelap justru digunakan untuk menyembunyikan kualitas rendah dari produk minyak zaitun.


Pada ekstraksi minyak zaitun ekstra virgin dengan cara tekan konvensional (tradisional) akan selalu didapatkan endapan partikel sangat halus dari serat buah zaitun yang kadang terlihat didasar kemasan botol transparan seperti kabut tipis yang dapat segera hilang jika botol kemasan beberapa kali dibolak-balikan/digoncangkan. Adanya endapan/sediment di dasar botol pada produk minyak zaitun ekstra virgin dapat juga diartikan sebagai ciri minyak zaitun ekstra virgin segar yang baru saja melalui proses ekstraksi ,biasanya berumur kurang dari 1 bulan dihitung dari tanggal proses ekstraksinya, lalu kemudian segera dikemas kedalam botol. Pada industri pengolahan minyak zaitun skala besar yang ditandai dengan kepemilikan banyak merk dagang atas produk minyak zaitun (daftar merk produk dapat dilihat pada website produsen bersangkutan) ,biasanya dilakukan penyimpanan minyak zaitun dalam jumlah besar sebagai pengamanan stock dalam jangka waktu tertentu. Pada hasil ekstraksi minyak zaitun ektra virgin yang telah disimpan lebih lama ( diatas 3 bulan) maka endapan sedimen partikel halus dari serat buah zaitun akan terkumpul mengendap didasar tangki penyimpanan bukan di botol kemasan.


Minyak zaitun organik bersertifikat organik yang dapat diverifikasi dapat dipastikan akan selalu jenis minyak zaitun ekstra virgin asli/murni tanpa bahan tambahan apapun seperti campuran minyak zaitun kualitas rendah/minyak nabati lain, tambahan bahan pengawet, pewarna, perasa dsb.


-Sebaiknya hanya membeli minyak zaitun dengan ukuran yang mampu dikonsumsi dalam 30 hari setelah kemasan dibuka untuk menghindari penurunan kualitas nutrisi akibat proses buka tutup kemasan (oksidasi) selama masa pengkonsumsian.


-Hindari produk repacking tanpa asal bahan baku yang jelas dapat dibuktikan, standarisasi kualitas yang jelas, maupun tanpa izin dari pihak berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM.


-Hindari kemasan dengan bahan baku beresiko kontaminasi seperti kemasan plastik, kaleng dst.


-Hindari paparan panas dan cahaya langsung pada minyak zaitun agar nutrisinya tidak rusak. Simpanlah minyak zaitun dalam kondisi suhu ruangan dan gelap gulita.