Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tampilan Terbaik Dengan Mozilla Firefox dan Google Chrome ------ Silahkan Share Artikel Dengan Tombol Social Media Yang Tersedia

Minyak zaitun ekstra virgin sebagai makanan bayi

Minyak zaitun merupakan bahan makanan yang disertakan dalam beberapa resep makanan bayi kami , meskipun kami kadang-kadang menerima e-mail pertanyaan mengapa kami sarankan menggunakan minyak dalam makanan untuk bayi.

Faktanya adalah bahwa minyak zaitun yang baik adalah sumber nutrisi , direkomendasikan di beberapa bagian dunia atas manfaat kesehatannya.

Anda mungkin akan menemukan banyak produk minyak zaitun dengan bermacam jenis label ditoko , tetapi apa yang anda cari sebenarnya adalah extra-virgin olive oil (EVOO). Minyak zaitun ekstra virgin adalah minyak zaitun diambil dari pemerasan pertama, diperas dalam proses ‘dingin’ dari buah juice buah zaitun untuk mengekstrak minyaknya – sama sekali tidak ada panas yang digunakan dan tidak ada penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahannya.

Tidak mengherankan, ini membuat minyak zaitun extra-virgin sebagai jenis minyak yang sehat dikonsumsi dengan kondisi semua nutrisi utuh!

Jenis lain minyak zaitun- seperti jenis minyak zaitun sulingan yang dikenal sebagai jenis “refined” atau ‘pure’  telah mengalami beberapa tingkat pengolahan, yang memusnahkan sebagian besar nutrisinya (karena menggunakan panas tinggi (proses penyulinga) dan bahan tambahan kimia). Minyak zaitun jenis “light” bahkan mungkin mengandung minyak nabati lainnya – kami sarankan untuk tidak menggunakannya.

Hari ini, kami telah menyusun daftar dari beberapa hal yang sedikit banyak telah dikenal dari manfaat  mengkonsumsi minyak zaitun extra-virgin.

Jika Anda sebelumnya tidak menambahkan sedikitpun untuk makanan bayi Anda, maka fakta ini mungkin akan memberi alasan Anda untuk mencobanya …

-Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal – lemak ini sangat berguna, dalam jangka panjang, membantu menurunkan kolesterol ‘buruk’ dan meningkatkan kolesterol ‘baik’.
-Minyak zaitun mengandung linoleat dan linolenat asam, asam lemak yang juga terkandung dalam ASI dan memberikan kontribusi pada perkembangan dan pertumbuhan tulang bayi. Minyak zaitun juga dapat membantu wanita mempertahankan massa tulang di kemudian hari (mengurangi rediko osteophorosis/tulang keropos).
-Minyak zaitun mengandung vitamin A, C, D, E, K – ditambah vitamin B. Ini adalah sumber yang kaya anti-oksidan, yang membantu mencegah penyakit serius seperti penyakit jantung dan kanker. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa anti-oksidan jauh lebih berlimpah dalam minyak zaitun jenis extravirgin daripada jenis lainnya – dan penelitian yang ada saat ini membuktikan bahwa komponen anti-oksidan minyak zaitun sebagai sebab kesehatan yang baik dan umur panjang bagi mereka yang biasa mengkonsumsi makanan Mediterania.
-Asam oleat dalam minyak zaitun (juga hadir dalam ASI) membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak bayi Anda.
-Minyak zaitun memiliki sifat anti-inflamasi, yang dapat membantu mencegah atau membatasi keparahan asma.
-Minyak zaitun dapat berefek pada kondisi perutdan beberapa orang bahkan merasa memiliki efek ringan pencahar, sehingga berguna untuk menghindari sembelit dan menjaga bayi untuk BAB secara teratur. Jangan berlebihan, meskipun – terlalu banyak pada bayi muda dapat menyebabkan diare.
-Minyak zaitun mengandung  kalori tinggi dan kadang-kadang dianjurkan oleh dokter dan ahli gizi untuk bayi dengan berat rendah atau lahir prematur atau bayi dengan kesulitan makan (nafsu makan kecil), yang membutuhkan sejumlah besar kalori dalam jumlah makanan yang sedikit.

Kapan saya mungkin mulai menambahkan minyak zaitun untuk resep makanan bayi buatan sendiri ?

Anda dapat melakukannya – dengan persetujuan dokter Anda – menggunakan sedikit minyak zaitun di makanan bayi resep Anda untuk bayu mulai usia 6 bulan. Sesuai pedoman dari American Academy of Pediatrics, UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia, bayi di bawah usia 6 bulan hanya menerima semua nutrisi yang mereka butuhkan dari ASI atau susu formula (tanpa tambahan bahan makanan lain).

Minyak zaitun jarang menyebabkan reaksi alergi – tapi kami sarankan diberikan kepada bayi Anda untuk pertama kalinya dengan makanan yang ia telah aman dikonsumsi sebelumnya. Dengan cara itu , jika terjadi reaksi apapun , maka Anda akan dapat mengidentifikasi minyak zaitun sebagai penyebabnya dan diskusikan situasi ini dengan dokter Anda. baca alergi minyak zaitun

Menggunakan minyak zaitun pada bayi buatan sendiri resep makanan Anda

Minyak yang sehat harus juga diatur dalam penggunaanya – jadi jangan menambahkan terlalu banyak untuk makanan bayi. Untuk 200 gram porsi makanan, ditambahkan 1/4 ke 1/2 sdt minyak zaitun.

-Gunakan minyak zaitun sebagai ganti minyak goreng yang kurang sehat, seperti margarin dan shortening. Jika Anda merasa rasa makanan yang berbeda akibat penggunaan minyak zaitun extra-virgin saat memasak/menggoreng, maka dapat menggunakan minyak jenis lainnya dengan rasa yang lebih ringan dan kemudian tambahkan minyak zaitun ekstra virgin makanan telah selesai dimasak.
-Sebagai ganti butter/mentega pada roti gandum, cobalah dengan memerciki minyak zaitun ekstra virgin sebagai gantinya! Untuk bayi yang berumur lebih tua (balita), dapat dicoba  ditawarkan sebagai saus.
-Percikan pada sayuran yang telah dimasak untuk dihidangkan sebagai makanan ringan atau tambahkan pada mesin/alat pemeroses makanan ketika pencampuran bubur sayuran bayi Anda.
-Aduk ke dalam bubur kentang  – lezat!

Sumber: http://blog.homemade-baby-food-recipes.com/olive-oil-in-baby-food/

 

Hal sangat penting  yang  harus diingat dan diperhatikan saat Anda mengkonsumsi minyak zaitun ekstra virgin sebagai makanan sehat dan tujuan pengobatan adalah sebagai berikut:


-Jenis terbaik dari minyak zaitun adalah minyak zaitun ekstra virgin, yang diproduksi sebagai ekstraksi pertama dari juice buah zaitun segar (EKSTRA VIRGIN) dan tanpa proses yang mengakibatkan peningkatan suhu (FIRST COLD PRESSED).


-Pastikan bahwa minyak zaitun yang dikonsumsi merupakan minyak zaitun asli/murni dari jenis ekstra virgin yang diproduksi tanpa campuran apapun seperti campuran minyak lain, pewarna, perasa, pengawet dsb. Tidak ada jaminan keaslian sekalipun produk yang Anda beli adalah sangat mahal, produk import, berlabel kemasan tertulis  ekstra virgin dan penjelasan brosur yang bombastis. Minyak zaitun ekstra virgin yang telah dicampur dengan bahan tambahan menimbulkan resiko kesehatan, bahkan adanya indikasi penggunaan zat kimia seperti pengawet, pewarna, perasa dsb dapat beresiko menimbulkan kanker. Baca bahan kimia pada minyak zaitun


-Cara sederhana mendapatkan minyak zaitun ekstra virgin murni adalah dengan memilih minyak zaitun dengan sertifikasi organik karena minyak zaitun organik hanya ada pada jenis extra virgin, jadi dapat disimpulkan bahwa, "minyak zaitun organik pasti minyak zaitun extra virgin asli/murni", akan tetapi minyak zaitun extra virgin belum tentu organik , dengan kata lain adanya sertifikasi minyak zaitun organik dari lembaga independen terakreditasi memberikan pengakuan kuat bahwa minyak zaitun organik bersangkutan masuk dalam kategori jenis minyak zaitun extra virgin , karena secara tidak langsung ikut terserfikasi sebagai jenis minyak zaitun extra virgin, hal ini sangat penting ditengah maraknya produk minyak zaitun extra virgin palsu dan berkualitas rendah (campuran). -Minyak zaitun organik merupakan minyak zaitun dengan kualitas tinggi yang harus selalu didukung dengan sertifikasi lembaga independent terakreditasi sebagai pengakuannya. Produk organik yang diproduksi tanpa zat pengawet sangat membutuhkan tambahan pelindung baik berbentuk tabung pelindung ataupun botol dengan warna gelap untuk mengurangi resiko pengaruh cahaya dan fluktuasi suhu. Oleh karena itu biasanya produsen minyak zaitun organik selalu memberikan tambahan perlindungan untuk menjaga kualitas produknya ,namun harus juga diperhatikan adanya beberapa kasus penggunaan botol berpewarna gelap justru digunakan untuk menyembunyikan kualitas rendah dari produk minyak zaitun.


Pada ekstraksi minyak zaitun ekstra virgin dengan cara tekan konvensional (tradisional) akan selalu didapatkan endapan partikel sangat halus dari serat buah zaitun yang kadang terlihat didasar kemasan botol transparan seperti kabut tipis yang dapat segera hilang jika botol kemasan beberapa kali dibolak-balikan/digoncangkan. Adanya endapan/sediment di dasar botol pada produk minyak zaitun ekstra virgin dapat juga diartikan sebagai ciri minyak zaitun ekstra virgin segar yang baru saja melalui proses ekstraksi ,biasanya berumur kurang dari 1 bulan dihitung dari tanggal proses ekstraksinya, lalu kemudian segera dikemas kedalam botol. Pada industri pengolahan minyak zaitun skala besar yang ditandai dengan kepemilikan banyak merk dagang atas produk minyak zaitun (daftar merk produk dapat dilihat pada website produsen bersangkutan) ,biasanya dilakukan penyimpanan minyak zaitun dalam jumlah besar sebagai pengamanan stock dalam jangka waktu tertentu. Pada hasil ekstraksi minyak zaitun ektra virgin yang telah disimpan lebih lama ( diatas 3 bulan) maka endapan sedimen partikel halus dari serat buah zaitun akan terkumpul mengendap didasar tangki penyimpanan bukan di botol kemasan.


Minyak zaitun organik bersertifikat organik yang dapat diverifikasi dapat dipastikan akan selalu jenis minyak zaitun ekstra virgin asli/murni tanpa bahan tambahan apapun seperti campuran minyak zaitun kualitas rendah/minyak nabati lain, tambahan bahan pengawet, pewarna, perasa dsb.


-Sebaiknya hanya membeli minyak zaitun dengan ukuran yang mampu dikonsumsi dalam 30 hari setelah kemasan dibuka untuk menghindari penurunan kualitas nutrisi akibat proses buka tutup kemasan (oksidasi) selama masa pengkonsumsian.


-Hindari produk repacking tanpa asal bahan baku yang jelas dapat dibuktikan, standarisasi kualitas yang jelas, maupun tanpa izin dari pihak berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM.


-Hindari kemasan dengan bahan baku beresiko kontaminasi seperti kemasan plastik, kaleng dst.


-Hindari paparan panas dan cahaya langsung pada minyak zaitun agar nutrisinya tidak rusak. Simpanlah minyak zaitun dalam kondisi suhu ruangan dan gelap gulita.