Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tampilan Terbaik Dengan Mozilla Firefox dan Google Chrome ------ Silahkan Share Artikel Dengan Tombol Social Media Yang Tersedia

Tips memilih minyak zaitun Extra Virgin

Dipasar dapat ditemui minyak zaitun dengan tanpa mencantumkan jenisnya , Anda harus lebih berhati-hati untuk memilihnya, karena secara standart internasional minyak zaitun memiliki jenis yang terdefinisikan. Tidak mencantumkan jenis minyak zaitun dapat mengindikasikan ketidakjelasan kualitas minyak zaitun itu sendiri walaupun diberi tambahan penjelasan mengenai khasiat pengobatannya.

Minyak zaitun selain jenis extra virgin, khususnya yang melalui proses rafinasi (penyulingan) memiliki kecenderungan memiliki rasa, aroma dan warna yang tidak berubah, bahkan setelah disimpan bertahun-tahun , akan tetapi memiliki nutrisi yang sangat rendah, hal ini diakibatkan daripenggunaan pengawet. baca: jenis minyak zaitun

Banyak kesalahpahaman penggunaan minyak zaitun non extra virgin, harus dan sangat perlu diketahui bahwa tujuan pembuatan  minyak zaitun non extra virgin adalah sebagai minyak goreng rendah kalori dan tidak diperuntukan sebagai minyak yang dikonsumsi langsung, terlebih mengingat adanya penggunaan beberapa zat beresiko bagi kesehatan dalam proses produksinya.

Umumnya jenis minyak zaitun extra virgin biasa akan selalu menggunakan tambahan zat kimia pengawet sebagaimana pengawet yang digunakan pada minyak nabati lainnya , seperti pada minyak sawit. 

Minyak zaitun extra virgin murni (organik) memiliki keterbatasan dalam mempertahankan rasa, aroma dan warnanya, karena hanya mengandalkan zat anti oksidan yang secara alami terkandung didalamnya seperti pholifenol dan chlorophyl. . Namun minyak zaitun extra virgin murni (organik) kaya akan nutrisi luar biasa yang sangat berguna untuk kesehatan dan pengobatan. Nutrisi luar biasa ini akan mudah rusak akibat dari pengaruh cara penyimpanan dan lingkungan sekitar, antara lain oleh pengaruh cahaya, perubahan suhu dan oksidasi. Penting untuk mempertimbangkan bahwa sebaiknya hanya membeli zaitun dengan ukuran yang mampu dikonsumsi dalam 30 hari setelah kemasan dibuka untuk menghindari penurunan kualitas nutrisi akibat proses buku tutup kemasan selama masa pengkonsumsian.

TIPS MEMBELI MINYAK ZAITUN BERKUALITAS 
-Pilih jenis yang sesuai untuk penggunaanya (baca), misalnya untuk menggoreng gunakan jenis minyak zaitun “REFINNED” , sedangkan untuk perawatan kulit, rambut bahkan diminum langsung selalu gunakan jenis minyak zaitun  “EXTRA VIRGIN ” dan akan lebih baik lagi menggunakan jenis “EXTRA VIRGIN ORGANIK” tersertifikasi  yang  lebih terjamin keasliannya , kemurniannya dan bebas dari kontaminasi pestisida, pencemaran, maupun  zat kimia tambahan lainnya seperti pupuk kimia, zat pengawet, pewarna, pemberi aroma. 

Jenis “Extra Virgin” adalah jenis minyak zaitun yang dapat digunakan untuk tujuan apapun.

-Pastikan label produk mencantumkan jenis minyak zaitun pada labelnya secara jelas.  Hindari minyak zaitun yang tidak mencantumkan jenisnya di kemasannya, dengan menuliskan hanya “olive oil” saja (baca pelabelan jenis minyak zaitun), jangan terbuai oleh  brosur, bentuk ataupun warna kemasannya.

-Minyak zaitun dengan kualitas tinggi selalu didukung dengan sertifikasi lembaga independent terakreditasi sebagai pengakuan dan khususnya produk organik tanpa zat pengawet sangat membutuhkan tambahan pelindung baik berbentuk tabung pelindung ataupun botol dengan warna gelap untuk mengurangi resiko pengaruh cahaya dan suhu. Nutrisi minyak zaitun ORGANIK sangatlah sensitif terhadap cahaya dan kondisi suhu diatas suhu ideal, tanpa tambahan perlindungan maka minyak zaitun Organik pasti akan mengalami degradasi nutrisi yang sangat drastis menghadapi terpaan cahaya dan fluktuasi suhu. Kejelian konsumen juga sangat diperlukan dalam hal pemilihan produk, pada beberapa kasus penggunaan botol berpewarna gelap justru digunakan untuk menyembunyikan kualitas rendah dari produk minyak zaitun.

-Periksa komposisinya jika anda membeli produk minyak zaitun extra virgin (jenis tertinggi), karena pada beberapa produk minyak zaitun extra virgin digunakan campuran minyak nabati lainnya (seperti minyak kedelai, kacang hijau dsb) atau minyak zaitun berkualitas lebih rendah (seperti : minyak zaitun mild atau minyak pomace) (baca jenis minyak zaitun).


-Sebaiknya pilih minyak zaitun dengan kemasan kaca transparan yang memiliki pelindung tambahan berupa tabung, hal ini diperlukan untuk mengkondisikan penyimpanaan secara gelap gulita dan temparatur yang lebih stabil. Bahan kemasan dari kaca tidak memiliki resiko kontaminasi, selain  itu, dengan demikian Anda dapat melihat kondisi tekstur dan warna minyak zaitun secara langsung melalui visual. Pada minyak zaitun extra virgin  dalam penyimpanannya dihindari dari paparan cahaya langsung, khususnya cahaya mengandung ultra violet (sinar matahari) dan suhu yag melebihi suhu ruangan.

Penggunaan kemasan berwarna tidak menghilangkan resiko paparan cahaya dan panas akan tetapi lebih cenderung berfungsi sebagai aksesoris, memperindah tampilan dan sering digunakan untuk mengaburkan fakta akan warna dan tekstur minyak zaitun berkualitas rendah.

Meskipun kemasan kaleng dan plastik tertentu masih diperbolehkan, akan tetapi tetap memiliki resiko kontaminasi dari bahan material kemasannya. (lihat disini pada point 4 dan 13 untuk lebih lengkapnya)

-Sebaiknya pilih produk minyak zaitun organik dengan sertifikasi resmi karena kandungan nutrisinya yang relatih lebih baik dan tinggi. Produk organik aman dari kontaminasi bahan kimia tambahan seperti pengawet, pewarna, pembuat aroma, selain itu dapt juga dipastikan terhindar dari kontaminasi kimia yang berasal dari pencemaran lingkungan, pupuk kimia, dan pestisida pertanian. Sertifikasi organik pada produk minyak zaitun organik adalah sangat penting ditengah banyaknya pemalsuan produk minyak zaitun extra virgin internasional.

-Salah satu indikator kualitas dari minyak zaitun adalah “harganya” ,meskipun harga bukan segalanya , akan tetapi minyak zaitun berkualitas sangat mustahil memiliki harga setara bahkan lebih murah /rendah dari harga minyak zaitun umumnya di pasaran. Namun harus juga diingat harga yang mahal maupun produk import juga bukan ukuran untuk dianggap sebagai produk minyak zaitun ekstra virgin dengan kualitas tinggi, penting disini adalah rasionalitas dalam memilih produk dengan pertimbangan-pertimbangan lainnya.

– Periksa kadar kadar asam (acidity) nya yang harus tercantum ,  perlu diketahui minyak zaitun extra virgin memiliki kadar asam fluktuatif  tidak melebihi 0,8% sesuai standart International Olive Oil Council (IOOC)/(IOC), sedangkan minyak rafinasi dapat mencapai  0,2% akan tetapi zat berguna didalamnya telah hilang karena proses pemanasan yang sangat tinggi.

-Selain melalui baunya yang khas ( sebagian orang mengatakan seperti aroma apel muda), kualitas  minyak zaitun extra virgin dapat diketahui salah satunya dengan mengetes  kandungan polyphenol ( anti oksidant).(baca warna,aroma minyak zaitun)

Kandungan polyphenol merupakan indikasi penting akan kualitas dan kesegaran minyak zaitun extra virgin, semakin tinggi kandungan polyphenol maka semakin  tinggi kualitas dan tingkat kesegaran minyak zaitun. Tingginya polyphenol ditandai dengan  adanya rasa getir/ pahit dan agak pedas yang sangat khas, yang sangat terasa ditenggorokan.  Pada sebagian orang yang belum terbiasa mengkonsumsi minyak zaitun extra virgin sering mengakibatkan reaksi tersedak/tercekat.

Zat polyphenol merupakan zat anti oksidan penting yang sangat berguna untuk kesehatan(baca).

Pada minyak zaitun berkualitas rendah dan bukan berasal dari buah zaitun segar maka citara rasa khas ini sangat jauh berkurang bahkan tidak dapat dirasakan sama sekali. Beberapa produsen sering melakukan pencampuran antara minyak lama dan minyak baru untuk mencapai harga yang murah sehingga dapat lebih menarik konsumen.

Adanya kemajuan teknologi memungkinkan adanya rasa dan aroma sintetis, kharakter minyak zaitun extra virgin juga telah tersedia sintetisnya dipasaran, sehingga semakin sulit bagi orang awam untuk membedakannya.

Pada minyak zaitun rafinasi , minyak pomace  dan minyak oplosan, zat polyfenol telah rusak, akan tetapi sering disiasati dengan mencampurkan minyak zaitun extra virgin (blended) untuk memperbaiki kualitasnya.

Tips cara mudah mendeteksi polyphenol:

Ambil 2-3 sendok makan minyak zaitun extra virgin atau secukupnya, lakukan kumur perlahan  dengan minyak zaitun tadi selama 10- 15 detik, kemudian secara perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit ditelan ,setelah menelan 4-6 kali umumnya rasa agak pahit/getir/pedas  akan terasa ditenggorokan (kadang terasa mencekat tenggorokan)  sebagai indikasi zat antioksidant polyphenol. Kepekaan setiap orang berbeda dalam merasakan polyphenol, terkadang Anda harus mengulang prosedur diatas hinga 3-4 kali atau lebih, harus diingat saat melakukan test ini  dan   pengulangannya  jangan diselingi dengan minum terlebih dahulu karena air akan mengurangi kepekaan kerongkongan Anda dalam merasakan pahit getir pedasnya polyphenol.

Catatan: Cara diatas tetap tidak memberikan jaminan 100% akan keaslian minyak zaitun extra virgin dikarenakan tingginya teknologi bahan kimia sintetis aroma, rasa dan warna. Jaminan 100% hanya dapat dapat diberikan dengan pemeriksaan analisa laboratorium yang telah menjadi syarat wajib sertifikasi organik. (baca bahan-kimia-pada-minyak-zaitun).

 

– Untuk produk lokal pengemasan ulang umumnya tanggal kadaluarsa dihitung  dimulai dari tanggal pengemasan ulang bukan dari tanggal minyak zaitun di produksi di produsen negara asal, maka dapat disimpulkan produk lokal pengemasan ulang merupakan minyak yang telah berumur lebih lama, mengingat tenggang waktu yang sangat panjang mulai dari waktu penumpukan di gudang produsen, proses transportasi, proses bea cukai di pelabuhan, penumpukan di gudang importir, pengiriman ke perusahaan pengemasan ulang, dan waktu penumpukan di gudang perusahaan pengemasan ulang sebelum dikirim ke distribitor/toko. Jika Anda memilih produk pengemasan ulang sebaiknya pilih produk yang memiliki masa kadaluarsa sekitar 1 tahun atau maximal 1,5 tahun.

-Untuk produk yang beredar di Indonesia pastikan telah memiliki izin edar dari BPOM dengan kode awal nomor registrasi ML untuk produk import.

-Untuk produk lokal minyak zaitun , seluruhnya merupakan produk repacking (pengemasan ulang)  karena Indonesia sama sekali tidak memiliki perkebunan zaitun ,  untuk skala industri kecil-menengah biasanya memiliki izin edar dari BPOM dengan kode MD (belum ada pabrik pengemasan minyak zaitun besar di Indonesia), sedangkan untuk industri pengemasan rumah tangga/kecil memiliki izin edar dari suku dinas kesehatan dengan kode PIRT.  Faktor hyginitas (kebersihan) pada sarana produksi , kemasan dan kendala sumber bahan baku dengan kualitas yang konsisten dan dapat dipertanggung jawabkan merupakan masalah dari banyak usaha pengemasan ulang di Indonesia. Kebanyakan pasokan bahan baku industri kemasan ulang (repacking) lokal berasal dari banyak  sumber di pasaran dengan kemasan bentuk jerigen. drum yang sulit ditelusuri asal-usulnya.

Untuk menghindari pemalsuan izin BPOM, Anda dapat mengecek keaslian nomor izin dengan memasukan nomor izin taupun cukup dengan merk produk ke website dengan alamat website berikut ini: http://www.pom.go.id/webreg/

Cara cepat pengecekan : Gunakan filter merk, masukan merk produk yang Anda ingin cek, lalu klik tombol cari. Jika merk asli dan terdaftar akan langsung ditemukan.

Izin edar ML dan MD dapat dicek keasliannya di website resmi BPOM RI akan tetapi PIRT  hanya dapat dicek dengan datang langsung ke Suku Dinas (SUDIN)  Kesehatan kabupaten/kota bersangkutan .

-Walaupun kemasan kaleng maupun plastik masih dianggap aman dalam batas tertentu, akan tetapi telah diakui adanya kontaminasi dari bahan kemasan tersebut, pada kemasan plastik harus pastikan kemasan plastik food grad yang digunakan, dan khususnya kemasan kaleng ditetapkan oleh BPOM RI bahwa kadar kontaminasi pencemaran timah (Sn)  tidak boleh melebihi 250  ppm atau mg/kg.

-Sebaiknya pilih produk minyak zaitun yang masih berbentuk cairan bukan kapsul, karena akan mudah untuk mengecek kualitas minyaknya dari aroma dan rasa. Jika Anda tidak dapat mentoleransi rasa minyak zaitun dapat menggunakan minyak zaitun kapsul dengan memastikan kadaluarsa produk bukan dihitung dari mulai tanggal pengemasan kembali, akan tetapi dihitung dari tanggal pengemasan/produksi dari pabrik asal di luar negeri, karena 100% minyak zaitun merupakan produk import.

Cara lain untuk memastikan kualitasnya , Anda harus membuka cangkang kapsulnya untuk merasakannya secara langsung, aroma khas buah zaitun segar akan tercium dan lakukan Tips cara mudah mendeteksi polyphenol seperti diatas.

-Untuk terhindar dari zaitun berkualitas rendah ataupun tidak jelas kualitasnya, bahkan extra virgin palsu, akan lebih mudah serta terjamin kualitas dan keamanannya  dengan memilih produk minyak zaitun baik impor maupun lokal yang diawasi sangat ketat dengan sertifikasi standarisasi intenasional seperti ISO 9001 (management kualitas), ISO 22000 (Standart Keamanan Pangan Internasional), dan khusus produk organik memiliki sertifikasi produk organik , seperti dari ICEA (bebas pestisida dan pupuk bahan kimia). Saat ini setiap dokumen bisa langsung diverifikasi keasliannya di lembaga sertifikasi yang menerbitkan untuk menghindari pemalsuan dokumen. (Sertifikasi)

 

TIPS PENTING

Mengapa memilih Balsari? (klik disini)

-Cara temudah untuk memilih minyak zaitun adalah memilih minyak zaitun organik tersertifikasi. Minyak zaitun organik hanya ada pada jenis extra virgin, jadi dapat disimpulkan minyak zaitun organik dipastikan minyak zaitun extra virgin asli, dengan kata lain adanya sertifikasi minyak zaitun organik dari lembaga independen terakreditasi (seperti ICEA) memberikan pengakuan kuat bahwa minyak zaitun organik bersangkutan benar-benar masuk dalam kategori jenis minyak zaitun extra virgin , karena secara tidak langsung secara otomatis ikut terserfikasi sebagai jenis minyak zaitun extra virgin. Saat ini sertifikasi organik telah dapat di cek keasliannya secara langsung melalui website resmi masing-masing lembaga sertifikasi organik. Pengecekan sertifikasi ini adalah penting karena banyaknya sertifikasi organik palsu.

Anda dianjurkan membaca artikel dibawah ini untuk dapat memahami jenis minyak zaitun sesuai standarisasi internasional.

-Proses produksi minyak zaitun  dan  -Penggolongan minyak zaitun

 

 

 

 

Hal sangat penting  yang  harus diingat dan diperhatikan saat Anda mengkonsumsi minyak zaitun ekstra virgin sebagai makanan sehat dan tujuan pengobatan adalah sebagai berikut:


-Jenis terbaik dari minyak zaitun adalah minyak zaitun ekstra virgin, yang diproduksi sebagai ekstraksi pertama dari juice buah zaitun segar (EKSTRA VIRGIN) dan tanpa proses yang mengakibatkan peningkatan suhu (FIRST COLD PRESSED).


-Pastikan bahwa minyak zaitun yang dikonsumsi merupakan minyak zaitun asli/murni dari jenis ekstra virgin yang diproduksi tanpa campuran apapun seperti campuran minyak lain, pewarna, perasa, pengawet dsb. Tidak ada jaminan keaslian sekalipun produk yang Anda beli adalah sangat mahal, produk import, berlabel kemasan tertulis  ekstra virgin dan penjelasan brosur yang bombastis. Minyak zaitun ekstra virgin yang telah dicampur dengan bahan tambahan menimbulkan resiko kesehatan, bahkan adanya indikasi penggunaan zat kimia seperti pengawet, pewarna, perasa dsb dapat beresiko menimbulkan kanker. Baca bahan kimia pada minyak zaitun


-Cara sederhana mendapatkan minyak zaitun ekstra virgin murni adalah dengan memilih minyak zaitun dengan sertifikasi organik karena minyak zaitun organik hanya ada pada jenis extra virgin, jadi dapat disimpulkan bahwa, "minyak zaitun organik pasti minyak zaitun extra virgin asli/murni", akan tetapi minyak zaitun extra virgin belum tentu organik , dengan kata lain adanya sertifikasi minyak zaitun organik dari lembaga independen terakreditasi memberikan pengakuan kuat bahwa minyak zaitun organik bersangkutan masuk dalam kategori jenis minyak zaitun extra virgin , karena secara tidak langsung ikut terserfikasi sebagai jenis minyak zaitun extra virgin, hal ini sangat penting ditengah maraknya produk minyak zaitun extra virgin palsu dan berkualitas rendah (campuran). -Minyak zaitun organik merupakan minyak zaitun dengan kualitas tinggi yang harus selalu didukung dengan sertifikasi lembaga independent terakreditasi sebagai pengakuannya. Produk organik yang diproduksi tanpa zat pengawet sangat membutuhkan tambahan pelindung baik berbentuk tabung pelindung ataupun botol dengan warna gelap untuk mengurangi resiko pengaruh cahaya dan fluktuasi suhu. Oleh karena itu biasanya produsen minyak zaitun organik selalu memberikan tambahan perlindungan untuk menjaga kualitas produknya ,namun harus juga diperhatikan adanya beberapa kasus penggunaan botol berpewarna gelap justru digunakan untuk menyembunyikan kualitas rendah dari produk minyak zaitun.


Pada ekstraksi minyak zaitun ekstra virgin dengan cara tekan konvensional (tradisional) akan selalu didapatkan endapan partikel sangat halus dari serat buah zaitun yang kadang terlihat didasar kemasan botol transparan seperti kabut tipis yang dapat segera hilang jika botol kemasan beberapa kali dibolak-balikan/digoncangkan. Adanya endapan/sediment di dasar botol pada produk minyak zaitun ekstra virgin dapat juga diartikan sebagai ciri minyak zaitun ekstra virgin segar yang baru saja melalui proses ekstraksi ,biasanya berumur kurang dari 1 bulan dihitung dari tanggal proses ekstraksinya, lalu kemudian segera dikemas kedalam botol. Pada industri pengolahan minyak zaitun skala besar yang ditandai dengan kepemilikan banyak merk dagang atas produk minyak zaitun (daftar merk produk dapat dilihat pada website produsen bersangkutan) ,biasanya dilakukan penyimpanan minyak zaitun dalam jumlah besar sebagai pengamanan stock dalam jangka waktu tertentu. Pada hasil ekstraksi minyak zaitun ektra virgin yang telah disimpan lebih lama ( diatas 3 bulan) maka endapan sedimen partikel halus dari serat buah zaitun akan terkumpul mengendap didasar tangki penyimpanan bukan di botol kemasan.


Minyak zaitun organik bersertifikat organik yang dapat diverifikasi dapat dipastikan akan selalu jenis minyak zaitun ekstra virgin asli/murni tanpa bahan tambahan apapun seperti campuran minyak zaitun kualitas rendah/minyak nabati lain, tambahan bahan pengawet, pewarna, perasa dsb.


-Sebaiknya hanya membeli minyak zaitun dengan ukuran yang mampu dikonsumsi dalam 30 hari setelah kemasan dibuka untuk menghindari penurunan kualitas nutrisi akibat proses buka tutup kemasan (oksidasi) selama masa pengkonsumsian.


-Hindari produk repacking tanpa asal bahan baku yang jelas dapat dibuktikan, standarisasi kualitas yang jelas, maupun tanpa izin dari pihak berwenang seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM.


-Hindari kemasan dengan bahan baku beresiko kontaminasi seperti kemasan plastik, kaleng dst.


-Hindari paparan panas dan cahaya langsung pada minyak zaitun agar nutrisinya tidak rusak. Simpanlah minyak zaitun dalam kondisi suhu ruangan dan gelap gulita.