Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tampilan Terbaik Dengan Mozilla Firefox dan Google Chrome ------ Silahkan Share Artikel Dengan Tombol Social Media Yang Tersedia

Sekilas Zaitun

 

 

Pohon zaitun memiliki nama latin Olea europaea (minyak eropa) yang merupakan bagian dari spesies keluarga  tumbuhan kecil  Oleaceae, yang tumbuh secara alami di  Afrika , Mediterania  , Arab Peninsula , hingga Asia.

Dari urutan taxonomy klasik (penggolongan dan pengklasifikasian keluarga tanaman) di dapatkan infromasi sebagai berikut:

 

 

Eukaryotes – Nucleated Cells
Kingdom:
Green Plants
Subkingdom:
Tracheobionata – vascular plants
Superdivision:
Spermatophyta – seed plants
Division:
Magnoliophyta – flowering plants
Class:
Magnoliopsida – Dicotyledons
SubClass:
Asteridae
Order:
Scrophulariales or Lamiales
Family:
Oleaceae – ash, privet, lilac and olives
Genus:
Olea
Species:
Europa

Dikenal sebagai Keluarga tanaman OLEACEAE yang terdiri dari 600 spesies dalam 24 genus. Genus lain dalam keluarga Oleaceae adalah: Ligustrum (Privet), Syringa (ungu), Fraxinus (abu) dan Olea (zaitun). (Sumber: Johnson 1957)

Olea GENUS
Olea adalah genus sekitar 20 spesies dalam keluarga Oleaceae, yang tumbuh pada daerah hangat beriklim tropis dari Eropa selatan, Afrika, Asia Selatan dan Australasia.  Hanya ada satu spesies dalam genus ini, europaea yang menghasilkan buah zaitun dan minyak nabati yang biasa dikonsumsi dan merupakan spesies paling penting  asli dari wilayah Mediterania yaitu Olea Europa (Olive). Genus Olea memiliki sifat umum yaitu kayunya yang kuat dan keras sehingga banyak digunakan dalam industri meubel dan bangunan. Salah satu genus olea yang terkenal bernama Olea paniculata adalah pohon besar yang mencapai ketinggian 15-18 m di hutan Queensland yang sangat terkenal menghasilkan kayu keras dan kuat. Selain itu juga ada yang dikenal menghasilkan kayu yang kuat dan keras dengan nama Black Ironwood (Olea laurifolia) di Afrika Selatan.

Diantara keluarga genus olea antara lainnya adalah:
Olea brachiata
Olea capensis (Small Ironwood)
Olea caudatilimba
Olea europaea (Zaitun/Olive)
Olea exasperata (Dune Olive)
Olea guangxiensis
Olea hainanensis
Olea Laurifolia (Black Ironwood)
Olea laxiflora
Olea neriifolia
Olea paniculata
Olea parvilimba
Olea rosea
Olea salicifolia
Olea tetragonoclada
Olea tsoongii
Olea undulata
Olea woodiana (Forest Olive)

Banyak teori mengenai asal pohon zaitun berasal, tapi satu yang cukup diterima dengan baik adalah bahwa mereka pertama kali tumbuh di Asia Kecil,  antara Eropa dan Asia yang sekarang dikenal sebagai daerah Turki dan Suriah. Bukti menunjukkan bahwa manusia di daerah ini menggunakan zaitun lebih dari 8.000 tahun yang lalu.

Umur pohon zaitun bisa mencapai ribuan tahun, bahkan pernah disebutkan di beberapa daerah  pohon zaitun yang diperkirakan berumur  4000 tahun. Pembuktian umur pohon zaitun ini dilakukan dengan menggunakan tekhnologi radio karbon.

Di daerah sepanjang Syam (Palestina dan Suriah) masih banyak ditemukan pohon zaitun yang berumur sangat tua, sebagian kecil pohon zaitun tua juga dapat ditemukan didaerah Libanon dan yunani.

Pohon zaitun merupakan pohon yang memiliki pertumbuhan sangat lambat, pada catatan seorang ahli botanik bernama “Augustin Pyramus de Candolle” di catat diameter terbesar pohon zaitun mencapai 10 meter dan jarang mencapai tinggi hingga 15 meter.

Daunnya memiliki design yang dapat menahan penguapan, selain itu pohon zaitun memiliki daya tahan yang cukup untuk dapat hidup dengan hanya mendapatkan sedikit air.

Secara tradisonal diperlukan waktu 15-20 tahun bagi pohon zaitun untuk mulai dapat menghasilkan , dan pada umur sekitar 60-70 tahun pohon zaitun akan memberikan hasil panen terbanyak, oleh karena itu sebagian besar perkebunan zaitun tradisional  merupakan perkebunan zaitun dengan umur pohon zaitun hingga ratusan tahun.


Pada budidaya perkebunan zaitun modern , digunakan tekhnologi pertanian modern dengan penggunaan pupuk, pestisida dan varitas pohon zaitun yang telah dimodifikasi, sehingga memungkan didapatkannya hasil panen mulai usia pohon 3 tahun, akan tetapi secara ekonomis panen dapat di nikmati pada usia pohon mulai 12 tahun. Pada masa pembesaran , pohon zaitun harus dilindungi dari hama jamur (Cycloconium oleaginum) , curculio kumbang dan kelinci yang sering memakan bagian kulit pohon zaitun muda.

lalatzaytun

Lalat zaitun ( Bactrocera oleae )

Panen buah zaitun sangat rentan pada gangguan hama yang berasal dari lalat zaitun ( Bactrocera oleae ) , lalat ini bertelur di buah zaitun dan larvanya akan membuat buah zaitun tidak layak dikonsumsi.

Pada gangguan hama diatas digunakan berbagai macam pestisida kimia berbahaya yang dengan cepat dapat mengendalikan hama,  akan tetapi pada pertanian secara organik digunakan bakteri dan hewan tertentu yang merupakan musuh alami dari hama penganggu. Banyaknya kendala, antara lainnya akibat cuaca (global warming) dan hama serangga yang semakin kebal terhadap dosis pestisida sebelumnya dalam pembudidayaan zaitun mengakibatkan kecenderungan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang semakin hari semakin meningkat dosis penggunaannya .
Banyaknya kasus pemalsuan minyak zaitun (baca Artikel Berita) , penggunaan pupuk bahan kimia dan pestisida berbahan dasar kimia merupakan hal yang patut dipertimbangkan dalam memilih produk zaitun Extra Virgin dari produsen tersertifikasi secara internasional yaitu ISO 9001 , ISO 22000 dan khusus produk organik dengan adanya sertifikasi  dari ICEA  yang relatif menjamin  keaslian, keamanan, kesehatan dan kualitas produk melalui pengawasan yang ketat (lihat) .

Pohon dan panen zaitun juga sangat rentan pada cuaca dingin extrim,  saat menjelang musim dingin dengan angin yang kencang menjadi waktu terburuk untuk dapat memanen buah zaitun , sedangkan pada saat menjelang musim panas merupakan saat panen dengan hasil terbaik dan terbanyak.

Pada musim dingin yang sangat ektrim pohon zaitun akan mati disaat suhu mencapai dibawah -5,5 Celcius  dan buah zaitun akan mengalami kerusakan pada suhu dibawah -1,7 Celcius. Keadaan suhu yang sering sangat berubah secara ekstrim berpengaruh besar terhadap hasil panen dan pembibitan pohon zaitun.

Buah zaitun hampir memiliki  karakter yang sama , perbedaan daerah , musim dan cuaca berpengaruh banyak pada citarasa dan aromanya , ada sebagian buah zaitun memiliki rasa manis ataupun pahit yang lebih dominan.

Secara umum zaitun masa panen dapat  ditentukan sebagai berikut ,khususnya di belahan bumi Utara, zaitun hijau dipetik pada akhir September hingga sekitar pertengahan November. Zaitun hijau kekuningan dipetik dari pertengahan Oktober sampai akhir November dan zaitun ungu kehitaman dikumpulkan dari pertengahan November sampai akhir Januari atau awal Februari.  Waktu panen ini juga sangat bervariasi di setiap negara tergantung dengan kondisi musim dan tata cara budidaya yang diaplikasikan.

Buah zaitun matang memiliki warna ungu kehitaman , kebanyakan digunakan untuk pickel/asinan, sedangkan untuk diambil minyaknya digunakan buah zaitun yang masih berwarna hijau dan hijau keunguan dengan kematangan sedang. Pada beberapa negara buah zaitun selain digunakan dalam hidangan dan masakan , juga sebagian masih dijadikan sebagai makanan ternak.
Kualitas minyak zaitun dapat ditandai dengan warna minyaknya yang berwarna hijau kekuning emasan atau kuning emas kehijauan , akan tetapi sebaiknya lebih berhati-hati saat pembelian karena saat ini semakin banyak minyak zaitun yang dicampur (minyak zaitun oplosan) yang menggunakan pewarna hijau untuk menarik pembeli.

Secara umum buah zaitun memiliki kharateristik yang hampir sama, pada beberapa varietas ditemukan sedikit perbedaan dari warna yang kadang agak keunguan disaat buah zaitun telah masak, pada beberapa buah zaitun yang ditanam didaerah tertentu juga memiliki sedikit perbedaan rasa seperti agak manis, agak lebih pahit , agak lebih pedas dan seterusnya.
Sedikit perbedaan ini dipercaya lebih akibat pengaruh dari lokasi perkebunan zaitun, karena beberapa petani telah mencoba melakukan penanaman varietas buah zaitun dari varietas daerah lain yang dianggap memiliki kharateristik lebih baik, akan tetapi buah yang dihasilkan tetap memiliki kharatesistik warna, rasa dan aroma yang nyaris hampir sama dari buah zaitun yang dihasilkan dari varietas lokal.

Pemilihan varietas tertentu lebih ditekankan pada varietas pohon zaitun yang memiliki katahanan yang lebih baik terhadap cuaca, hama, umur dan kuantitas hasil buahnya.

Semakin matang buah zaitun semakin sedikit kandungan minyaknya, demikian juga dengan kandungan POLYPHENOLS  (antioxidan). Kandungan polyfenol sangat bermanfaat bagi kesehatan , khususnya mencegah kanker  dan peyakit pembuluh darah seperti  stroke,akan tetapi zat polyphenol juga mempengaruhi citarasa minyak zaitun dengan memberikan rasa pahit, getir dan pedas di temggorokan.

Saat buah zaitun mulai terbentuk dan berkembang ,maka kandungan zat polyphenol dan kadar minyaknya akan semakin meningkat hingga buah zaitun menjadi ranum dengan mulai berwarna ungu. Saat buah zaitun menjadi ranum ditandai mulai adanya warna ungu kandungan polyphenol dan minyak  zaitun mencapai puncaknya, kemudian kandungan keduanya akan semakin berkurang seiring tercapainya kematangan buah zaitun yang berwarna ungu gelap kehitaman. Pada buah zaitun yang telah matang kandungan polyphenol dan minyak zaitun berada pada titik terendah, oleh sebab itu buah zaitun matang tidak digunakan sebagai bahan baku industri minyak zaitun karena kandungan minyaknya yang lebih sedikit.

-Nomor 1 sd 5 bahan baku minyak zaitun dengan hasil warna minyak zaitun hijau kuning keemasan, kandungan polyphenol, chlorophyll dan minyaknya tinggi, dengan kecenderungan rasa pahit, getir dan pedas yang terasa ditenggorokan (baca Polyphenol dan nutri zaitun lainnya). Biasanya diproduksi oleh negara Syria, Turki, Yordania, Tunisia,Palestina dan israel.
-Nomor 4 sd 6 bahan baku minyak zaitun dengan hasil warna minyak zaitun lebih cenderung berwarna kuning keemasan, kandungan polyphenol dan minyaknya telah berkurang demikian juga dengan rasa pedas , getir dan pahitnya juga telah berkurang. Biasanya di produksi oleh negara Spanyol, Italia, Yunani, dan Portugis.-Nomor 7 dan 8 biasanya digunakan sebagai salat, asinan (pickel) ataupun hidangan lainnya, biasanya tidak memiliki rasa pahit , getir dan pedas.

Pada pengolahan minyak zaitun umumnya digunakan buah zaitun yang memiliki kematangan sedang (ranum) biasanya  berwarna hijau agak keunguan untuk diproses menjadi minyak zaitun, sehingga didapatkan minyak zaitun yang berwarna hijau ke emasan atau Emas kehijauan.

Pada minyak zaitun berwarna kuning keemasan cenderung dihasilkan dari buah zaitun yang lebih matang, yang biasanya di proses oleh perusahaan minyak zaitun spanyol dan itali, yang masyarakatnya lebih menyukai cita rasa buah zaitun yg lebih matang.

Pada masyarakat Indonesia umumnya maasih menggunakan minyak zaitun sebagai sarana pengobatan herbal , untuk hal tersebut disarankan menggunakan minyak zaitun extra virgin yang cenderung berwarna hijau kuning keemasan atau kuning emas kehijauan karena  zat polyphenol lebih banyak terkandung pada minyak zaitun extravirgin dengan warna tersebut. Namun harus diperhatikan saat membeli karena banyaknya jenis minyak zaitun dengan aksesoris brosur manfaatnya yang tidak sesuai dengan jenis yang ditawarkan (baca jenis minyak zaitun) dan adanya penambahan pewarna pada minyak zaitun berkualitas rendah hingga terlihat kehijauan.

Saat ini IOC/IOOC sebagai lembaga induk pengklasifikasian minyak zaitun tidak mengeluarkan sertifikasi resmi pengakuan akan jenis minyak zaitun ataupun kualitasnya, sertifikasi khusus jenis extra virgin saat ini hanya ada di USA melalui California Olive Oil Council (COOC) dan North American Olive Oil Association (NAOOA), New Zealand melalui Olives New Zealand (ONZ), dan Australia melalui Australian Olive Association (NOA). Perlu diketahui baik USA, New Zealand dan Australia bukan merupakan negara asal (original) pohon zaitun, perkebunan zaitun di 3 negara tersebut berasal dari bibit yang dibawa dari daerah mediterania yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat tumbuh dan bertahan kondisi lingkungan berbeda pada daerah di 3 negara tersebut.

Semakin berkurangnya perkebunan zaitun khususnya akibat peperangan seperti di palestina  dan suriah memperburuk persedian buah zaitun global, ditambah lagi dengan penanaman pohon zaitun pada perkebunan-perkebunan baru memiliki resiko kegagalan tinggi akibat pengaruh global warming, sehingga harga minyak zaitun extra virgin akan selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya.

zaitunpalestinaPerkebunan zaitun palestina dalam penguasaan tentara israel. syrianzaitunPertempuran di lokasi perkebunan zaitun di Suriah

Produk minyak zaitun berkualitas tinggi sebagian besarnya berasal dari perkebunan di Suriah dan Palestina, pada tahun-tahun sebelum peperangan terjadi di Suriah  banyak perusahaan Itali, Spanyol dan Yunani memiliki perkebunan yang luas di Suriah, dikarenakan kualitas buah zaitun Suriah dan murahnya ongkos produksi di sana, akan tetapi saat ini sebagian besar perkebunan zaitun di Suriah dipastikan mengalami kerusakan dan kehancuran yang parah akibat peperangan. Perkebunan di daerah Palestina memiliki kuantitas produksi yang sangat sangat terbatas akibat adanya penjajahan israel dan penghentian pasokan air untuk perkebunan. Blokade ekonomi memperparah situasi kondisi perkebunan di Palestina dikarenakan sulit didapatkannya sarana perkebunan seperti pupuk. Di beberapa negara kadang ditemukan produk zaitun dengan menyebutkan berasal dari Palestina, hal ini adalah hal yang tidak mungkin terjadi saat ini ditengah masifnya blokade ekonomi (larangan export/import) dan rendahnya hasil panen perkebunan di Palestina yang hanya cukup untuk kebutuhan domestik.(baca berita berkaitan penghancuran kebun zaitun Palestina)

Hal yang mungkin terjadi adalah produk tersebut memang berasal dari daerah Palestina yang dikontrol/dijajah oleh israel yang tentu saja dikuasai oleh perusahaan israel yang dengan mudah mendapatkan berbagai fasilitas dari pemerintah israel. Penggunaan label produk Palestina pada berbagai produk israel bertujuan untuk menghindari boykot dunia yang semakin luas dan sarana pemasaran yang sangat efektif dengan mengundang simpati konsumen. Dari pengamatan kami minyak zaitun Palestina sangatlah sedikit sehingga memiliki harga yang tinggi sehingga banyak di palsukan dengan produk zaitun dari hasil perkebunan israel yang melimpah karena memiliki akses atas sumber air , dengan demikian hasil panennya dapat memungkinkan untuk di export dan disertifikasi. Penggunaan label negara Palestina pada produk israel telah banyak dilakukan, khususnya pada banyak produk pertanian dan perkebunan.

Minyak zaitun dalam kebudayaan dan agama-agama.

Pohon zaitun, buah zaitun dan minyak zaitun banyak terdapat dalam berbagai catatan sejarah kebudayaan, dan ritual keagamaan, selain itu banyak juga disinggung dalam banyak catatan pengobatan kuno. Tidak ada pertentangan mengenai definisi pohon zaitun dan buah zaitun hari ini dengan definisi pada ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu, kecuali definisi mengenai minyak zaitun yang telah mengalami banyak distorsi pada hari ini. Seluruh referensi sejarah kebudayaan dan ritual keagamaan hanya merujuk pada minyak zaitun yang dihasilkan dari perasan langsung buah zaitun yang menghasilkan semacam juice zaitun yang kemudian disaring sedemikian rupa hingga menghasilkan minyak zaitun. Minyak zaitun yang dihasilkan dari perasan langsung dari buah zaitun saat ini dikenal dengan nama jenis “EXTRA VIRGIN”. Maka dapat disimpulkan seluruh referensi budaya , keagamaan dan pengobatan masa lampau merujuk pada minyak zaitun perasan langsung yang disebut sebagai minyak zaitun extra virgin, sehingga adalah hal yang sangat menyesatkan dan zhalim jika memberikan informasi kepada konsumen dengan mengatakan bahwa seluruh jenis minyak zaitun memiliki manfaat kegunaan yang sama untuk kesehatan dan dapat dikonsumsi secara langsung , mengingat adanya fakta bahwa seluruh minyak zaitun sulingan diproses dengan suhu panas tinggi (penyulingan) sehingga kehilangan sebagian besar nutrisinya dan  telah nyata-nyata menggunakan anti oksidan kimia sebagai ganti anti oksidan alami yang berfungsi sebagai bahan pengawet dan bahkan ada jenis minyak sulingan lainnya yang menggunakan bahan pelarut/solven kimia.

1.Kebudayaan kuno Mediterania

Pertanian zaitun disebutkan dalam setiap buku agama dan diketahui telah ada sejak sebelum Kartaca. Reruntuhan pabrik minyak zaitun kuno dari era Iyon ditemukan di wilayah Izmir Buca. Temuan di reruntuhan mengungkapkan sesuatu tentang proses ekstrasi, teknik distilasi, dan saluran pengumpul hasil ekstrasi digunakan 4000 tahun yang lalu. Fakta-fakta ini memberikan informasi bahwa perdagangan minyak zaitun ada pada saat itu dan setiap tindakan pencegahan diambil untuk memberikan kualitas produksi yang tinggi.

Dapur Meditteranean dan makanan Mediterania memiliki efek positif pada kesehatan kita, pertanian zaitun yang mungkin telah dimulai di wilayah Anatolia Tenggara dan menyebar ke seluruh Meditteranean dan daerah Laut Kaspia. Kebiasaan makan di Crete, Yunani dan Italia pada tahun 1960 tidak jauh berbeda dari dapur Aegean tua. Meskipun adanya kondisi kesehatan yang buruk di daerah tersebut, akan tetapi warganya dikenal  menjalani kehidupan yang sehat dan panjang.

2.Kekhususan zaitun dalam Islam

Pohon zaitun dan minyak zaitun memiliki makna yang besar dalam agama Islam.

Banyak sekali referensi yang ditemukan dalam Al Quran dan Hadist yang menyebutkan zaitun sebagai tumbuhan yang diberkahi.

Beberapa referensi dari kitab suci Al Quran  tentang minyak zaitun pohon yg diberkahi antara lainnya:

Firman Allah SWT: “Allah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang yang bercahaya seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkah, yakni pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah baratnya, yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya berlapis-lapis, Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS An-Nur: 35)

Firman Allah SWT: “Dan dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (QS Al-An’am: 99)

Firman Allah SWT: “Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (An-Nahl:11)

Hadits tentang minyak zaitun pohon yg diberkahi antara lainnya adalah

Diriwayatkan oleh Ibnu Umar r.a., Rasulullah SAW pernah bersabda: “Minumlah minyak zaitun dan berminyak dengannya karana sesungguhnya ia adalah dari pohon yang diberkati.” (HR Al-Baihaqi & Ibnu Majah).

Di dalam riwayat lain menjelaskan bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barangsiap menggosok (badannya) dengan minyak zaitun, syaitan tidak akan mendekatinya.”

Tidak seperti pada penggunaan jintan hitam /habatusauda yang dalam hadist hanya menyebutkan pengkonsumsian jintan hitam secara umum( tidak secara khusus menyebutkan minyak jintan hitam) , maka untuk zaitun dalam hadist Rasulullah SAW disebutkan secara jelas penggunaan minyak zaitun sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan untuk bahan makanan , lulur(pijat) dan pengobatan penyakit sebagai pohon yang diberkahi.

3.Minyak zaitun dalam ritual kristen

Minyak zaitun adalah salah satu dari empat simbol yang paling penting dalam kekristenan bersama dengan roti , anggur dan air . ”

Dan Tuhan memberkati manusia dengan anggur yang dijadikannya senang hati manusia , dan minyak untuk membuat wajah bersinar , dan roti yang menguatkan hati manusia ” ( David , Mazmur 93 ) .

Referensi Alkitab pertama yang ditemukan dalam Kitab Kejadian , ketika Tuhan mengunjungi Adam di Taman Eden dan memberinya karunia pohon zaitun untuk ditanam di sana. Tuhan memberikan arahan bagaimana merawat pohon untuk menghasilkan “minyak yang akan menyembuhkan luka manusia dan menyembuhkan semua penyakit semua ” .

Kitab Kejadian juga berisi kisah Noah dan Banjir Besar . Noah dipilih oleh Tuhan untuk membangun sebuah bahtera dan menyelamatkan pengikutnya dan berbagai spesies binatang. Hujan lebat selama empat puluh hari empat puluh malam mengakibatkan banjir yang meneggelamkan seluruh daratan.

Noah mengirim merpati untuk melihat apakah bahaya sudah berakhir dan ketika burung merpati kembali dengan membawa cabang zaitun di paruhnya yang menandakan akhir dari Banjir Besar.

Penggunaan minyak zaitun juga dapat ditemukan pada banyak prosesi pengurapan yang banyak direferensikan dari banyak ayat dalam kitab perjanjian lama.

Minyak zaitun adalah minyak yang digunakan untuk mempersiapkan tiga jenis minyak suci : minyak orang sakit , minyak dari katekumen ( digunakan untuk tindakan eksorsisme untuk menjaga buruk dan dosa pergi ) dan minyak krisma ( mur ) .

4.Penggunaan minyak zaitun dalam ritual yahudi

Minyak zaitun banyak digunakan dalam perayaan hari Hanukkah , ketika delapan lilin bercabang delapan ( Menorah ) dinyalahkan untuk memperingati kemenangan Makabe atas Antiokhus pada tahun 198 SM yang berarti kebebasan Yudaisme . Minyak zaitun juga  digunakan sebagai minyak bahan bakar dalam Menorah bercabang tujuh di dalam perayaan Mishkan.

Minyak zaitun pada perayaan ini diperoleh dari tetesan pertama buah zaitun yang diperas oleh para pendeta/rahib di kuil-kuil yahudi dengan menggunakan tetesan pertama dari buah zaitun yang dijepit dan ditahbiskan terutama untuk perayaan ini oleh pendeta kuil yang kemudian disimpan dalam wadah suci khusus .

Minyak zaitun juga digunakan dalam agama Yahudi untuk pengurapan raja-raja Kerajaan Israel , yang dipercaya telah dilakukan sejak pemerintahan Raja Daud .

Salah satu penggunaan yang tidak biasa dari minyak zaitun saat itu adalah untuk menghilangkan bau mulut , dengan menciptakan obat kumur  campuran antara air,minyak zaitun dan garam.
Berikut ini adalah varitas buah zaitun yang dinamai sesuai dengan indikasi daerah regional asalnya dengan menggunakan pertimbangan data karakter morfologi, agronomi dan komersial, antara lainnya sebagai berikut:

ALBANIA JORDAN
Kalinjot Rasi’i
ALGERIA LEBANON
Azeradj Soury
Blanquette de Guelma MOROCCO
Chemlal de Kabylie Haouzia
Limli Menara
Sigoise Meslala
ARGENTINA Picholine marocaine
Arauco PALESTINE
CHILE Nabali Baladi
Azapa PORTUGAL
CROATIA Carrasquenha
Lastovka Cobrançosa
Levantinka Cordovil de Castelo Branco
Oblica Cordovil de Serpa
CYPRUS Galega Vulgar
Ladoelia Maçanilha Algarvia
EGYPT Redondal
Aggezi Shami SLOVENIA
Hamed Bianchera
Toffahi SPAIN
FRANCE Alfafara
Aglandau Aloreña
Bouteillan Arbequina
Picholine Languedoc Callosina
Salonenque Carrasqueño de la Sierra
Tanche Castellana
GREECE Changlot Real
Adramitini Cornicabra
Amigdalolia Empeltre
Chalkidiki Farga
Kalamon/Kalamat Gordal de Granada
Konservolia Gordal Sevillana
Koroneiki Hojiblanca
Mastoidis Lechín de Granada
Megaritiki Lechín de Sevilla
Valanolia Loaime
ISRAEL Lucio
Nabali Barnea Manzanilla Cacereña
Kadesh Manzanilla Prieta
Merhavia Manzanilla de Sevilla
ITALY Mollar de Cieza
Ascolana Tenera Morisca
Biancolilla Morona
Bosana Morrut
Canino Palomar
Carolea Picual
Casaliva Picudo
Cassanese Rapasayo
Cellina di Nardò Royal de Cazorla
Coratina Sevillenca
Cucco Verdial de Badajoz
Dolce Agogia Verdial de Huevar
Dritta Verdial de Vélez-Málaga
Frantoio Verdiell
Giarraffa Villalonga
Grignan SYRIA
Itrana Abou-Satl
Leccino Doebli
Majatica di Ferrandina Kaissy
Moraiolo Sorani
Nocellara del Belice Zaity
Nocellara Etnea TUNISIA
Ogliarola Barese Chemlali de Sfax
Oliva di Cerignola Chétoui
Ottobratica Gerboui
Pendolino Meski
Pisciottana Oueslati
Pizz’e Carroga TURKEY
Rosciola Ayvalik
Sant’Agostino Çekiste
Santa Caterina Çelebi
Taggiasca Domat
Erkence
Gemlik
Izmir Sofralik
Memecik
Memeli
Uslu
UNITED STATES
Mission
YUGOSLAVIA, F.R.
Zutica